Jumat, 12 Februari 2016

Backpacker Bersama Keluarga, Siapa Takut!

TRIP PERDANA KE MALANG-BATU
Awalnya, Jogja menjadi tujuan trip kami. Mencari-cari informasi perjalanan, penginapan dan destinasi sudah sangat matang dilakukan. Namun, trip tersebut sejenak kami tunda.Kendala utama masalah dana yang harus di share dengan kepentingan sekolah anak pertamaku dan beberapa kepentingan pendidikan dan keluarga lainnya. Selain itu tentunya karena takdir yang melabuhkanku di Kota Surabaya untuk melanjutkan kuliah (tugas belajar) yang dikenal banyak tempat wisata yang menarik dan hemat. Akhirnya, keputusan trip ke Malang-Batu menjadi pilihan saya bersama istri.

Menyusun perencanaan wisata merupakan hal yang paling penting. Ini juga terkait dengan persiapan apa yang perlu kita bawa untuk kelancaran perjalanan keluarga kita. Terlebih lagi bagi anda yang memiliki anak-anak yang masih kecil seperti saya dengan dua anak perempuan (umur 4 tahun dan bayi 5 bulan). Salah satu perlengkapan yang sering dilupakan adalah stroller bayi. Perlengkapan ini penting untuk memudahkan kita dalam menjelajah wahana wisata yang cukup luas. Bahkan menjadi multifungsi yakni untuk troli barang jika sedang tidak digunakan sebagai kereta bayi.

Jika berencana menginap, maka jangan lupa booking penginapan. Jika trip ke Jatim Park 2, maka banyak sekali home stay murah disekitarnya (jl. Panderman) yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki saja.


Perjalanan wisata backpacker keluarga ini kami lakukan pada 10-11 Februari 2016. Karena sedang libur kampus, maka saya memilih melakukan trip di weekday. Alasannya untuk menghindari macet, penuhnya tujuan wisata, dan mendapatkan trasportasi dan akomodasi yang murah (biasanya travel dan penginapan tidak jual mahal untuk weekday)



Perjalanan dimulai sejak jam 06.30 pagi. Dengan diantar oleh my big bro Aup tercinta ke stasiun surabaya kota (Pasar semut), Kami berangkat dengan perlengkapan yang ada, termasuk snack selama di kereta. Saat ini, Kereta Lokal Jawa Timur hanya dapat dibeli tiketnya secara go show yakni dibeli pada hari keberangkatan (loket dibuka 3 jam sampai dengan 5 menit sebelum keberangkatan). Untuk jurusan Malang Kota, menggunakan kereta Penataran-Dhoho dengan harga tiket 12rb/org. Untuk anak diatas 1 tahun dikenakan tiket penuh. Jadwal kereta ini dari stasiun Surabaya Kota Pukul 04.20, 07.30, 11.25 dan 17.40 WIB.


Memakan waktu 3 jam, tepat pukul 10.30 kami tiba di stasiun Malang Kota Baru. Selanjutnya, backpacker kami lanjutkan dengan menggunakan travel. Sebenarnya ada pilihan taksi, namun kami memilih menyewa travel xenia setelah sukses nego hanya dengan biaya 90rb. Estimasi kalau naik taksi biasa sekita 80-85rb, jadi tidak rugi naik travel xenia yang luas dan nyaman. Untuk taksi biasa, di Malang ada taksi argo dan taksi citra yang bisa kita gunakan.

Perjalanan menuju Batu, destinasi Jatim Park 2, sekitar 40-50 menit (lancar jaya karena hari rabu/weekday). Selama perjalanan kita melewati berbagai universitas di malang dan kemudian disambut dengan lampion ”I Love Batu” sebagai tanda telah memasuki kota batu.

Sumringah.... antusias.... penuh semangat.... Itulah yang kami rasakan, bahkan Mazaya anak pertamaku, nampak semangat menarik tangan umi nya menaiki tangga menuju loket Jatim Park 2. Sebelum memulai petualangan, saat itu jam 11.15, Kami menyempatkan diri berfoto di depan museum jatim park 2.


Setelah istirahat 5 menit, Saya membeli 3 tiket terusan jatim park 2 yang meliputi wahana Museum Satwa, Eco Green Park dan Batu Secret Zoo dengan harga 85rb (weekday) 125rb (Weekend). Untuk tiket biasa (Wahana Museum dan Batu Secret Zoo) dengan harga 75rb (weekday) dan 105rb (weekend). Untuk anak dengan tinggi 85 cm keatas dikenakan tiket full.

Destinasi pertama : Eco Green Park
Di wahana edukatif ini, kita bisa mengenalkan kepada anak-anak kita tentang daur ulang barang-barang bekas, museum serangga, perah susu sapi, kebun stroberi, ekosistem burung, rumah gempa, kincir listrik, daur ulang limbah menjadi listrik, candi, atraksi burung dan banyak lagi.







Destinasi Kedua : Museum Satwa
Pada wahana ini, pengunjung disambut dengan binatang-binatang asli yang sudah diawetkan baik itu binatang buas, air tawar, air laut, replika dinosuaurus dan banyak lagi....





Destanisi Ketiga : Batu Secret Zoo
Pada wahana terakhir yang cukup luas ini, pengunjung diajak menjelajah binatang-binatang seluruh dunia yang dibuat seperti dihabitatnya. Wahana ini sangat luas sehingga membutuhkan ekstra energi untuk melaluinya. Ditengah wahana ada food court yang unik dimana ada binatang yang dibiarkan bebas terbang (burung kasuari) dan binatang lucu lainnya yang ditempatkan dibawah pohon rindang dengan skat berupa kaca tembus pandang (bening) yang membuat kita seperti tidak berjarak. Pada wahana ini kita akan menikmati binatang-binatang buas, unggas, reptil, ikan dan banyak lagi











Selain binatang, pada wahana ini juga ada lokasi permainan anak dan dewasa. Banyak permainan yang bisa dicoba seperti bom-bom car, kincir putar, tsunami, bola air, kolam renang, mobil terowong dan sebagainya. Karena sangat luas, disediakan sepeda listrik yang dapat disewa 100rb/kendaraan.




Trip di Jatim Park 2 kami habiskan dari pukul 11.30 s.d. 17.30 WIB.

Oh ya... untuk informasi Mushola ada di setiap wahana. Untuk Eco Green Park ada di sebelah food court dekat wahana edukatif anak berbentuk candi borobudur. Untuk wahana lainnya kami tidak tahu karena shalat dzuhur dan ashar kami jamak (sebagai traveller itu kemudahan yang diberikan)

Selesai dengan Jatim Park, Kami menuju penginapan yang telah kami booking sehari sebelum keberangkatan yakni Darmo Homestay. Di Jatim Park juga disediakan mobil yang dapat digunakan untuk mengantar pengunjung ke penginapan secara gratis (tanya satpam ja)


Darmo Homestay hanya berjarak sekitar 600 meter dari jatim park 2. Kamar yang kami sewa cukup luas untuk kami tempati dengan fasilitas tambahan berupa air hangat (yang bawa bayi atau anak kecil atau orang tuanya, akan sangat senang mandi air hangat).

Dengan biaya hanya 200rb/malam (cek ini dan cek out jam 12.00 WIB), homestay dilereng gunung panderman ini cukup recomended untuk para traveller. Salah satu kekurangannya, tidak disediakan dispenser panas (hanya air galon biasa) yang dapat digunakan penghuni untuk membuat kopi atau masak mie. Tapi disediakan dapur bersama dan kita dapat masak air sendiri. untuk ukuran kamar lebih kecil kisaran 100-150 rb tergantung negosiasi. Untuk weekend harga kemungkinan naik.

Setelah istirahat sejenak, mandi, dan shalat. Kita bisa menuju trip selanjutnya yakni Batu Night Spectacular (BNS). Tempat ini hanya berjarak 380 meter (versi aplikasi waze) dari penginapan kami. So, kami memutuskan berjalan kaki kesana untuk makan malam dan menikmati wahananya.

Sayangnya, malam itu tidak semua wahana BNS bisa kami nikmati. Dengan tiket 20rb/org, kami hanya sempat makan malam di food court BNS dan membeli pernak-pernik khas batu. Maklum saja, anak pertamaku nampak begitu kelelahan menjelajah wahana Jatim Park 2 hingga perlu digendong, ditambah lagi dengan hujan yang cukup deras mengguyur BNS malam itu. Jadilah kami pulang ke penginapan menggunakan ojek diiringi hujan gerimis.

Malam itu, malam paling indah bagi kami. Nampak mazaya tidur sambil tersenyum bahagia. Aahhh bahagianya..... serasa menjadi Ayah yang menakjubkan kalau begini... heee





















Next Day.......
Selepas shalat shubuh, kami mulai mempersiapkan untuk trip berikutnya. Menggunakan travel yang mengantarku dari malang ke Jatim Park 2, tepat pukul 08.00 kami cek out dan sarapan di Warung Pak Sidik yang fenomenal karena tetap eksis sejak 1948.

Makanan khas disini ayam kampung yang snagat empuk. Untuk hitungan ayam kampung, makan disini termasuk murah dan lezat. Apalagi ditemani bapak-bapak yang memainkan alat musik tradisonal (keroncongan)... ahhh syahdduuu.....

Menuju Taman Selecta.............
Melepas perut yang juga keroncongan, Kami melaju menuju Taman Selecta. Tempat wisata yang cukup tua ini, menawarkan kebun bunga nan indah, sky bike untuk mengelilingi taman, kolam renang yang menarik buat anak-anak, beberapa permainan dewasa. Namun, di selecta pun kami tidak bisa full menikmati seluruhnya. Kami hanya sempat berfoto di taman bunga sebelum akhirnya hujan mengepung kami yang saat itu masih di salah satu pondok ditempat tertinggi selecta. Masuk ke tempat wisata ini hanya 20rb/org dan parkir mobil 20rb/mobil.













Karena hujan diperkirakan tidak kunjung reda, kami memutuskan untuk lanjut ke wisata petik apel. Awalnya, kami ingin ke wisata petik apel yang dikelola salah satu koperasi petani di dekat kawasan wisata selecta. Di petik apel tersebut, tiket masuk cukup murah (versi google) yakni 25rb/org dengan ketentuan boleh makan sepuasnya di kebun dan jika ingin membawa pulang maka akan dikenakan biaya sesuai harga pasar. Tapiiiiii....... hujan yang menerpa membuat jalanan sulit dilalui karena licin (menurut pak supir), maka akhirnya kami memutuskan ke kusuma agrowisata

Di Kusuma Agrowisata kita bisa memetik buah jambu merah, apel, dan buah naga. Dengan harga tiket yang cukup mahal yakni 75 rb/org untuk weekday dan 85rb (weekend), tetap kami jalani. Dan alhamdulillah untuk anak-anak tidak dikenakan biaya alias free.





















Di agrowisata ini kita dapat memetik langsung buah dari pohonnya yakni masing masing untuk 1 tiket 2 buah jambu, 2 apel, 1 buah naga, 1 yogurt buah, sepiring nasi goreng apel dan minum jus buah jambu sepuasnya ditempat. Tempat ini dapat menjadi pengalaman paling mengesankan buat anak-anak khususnya pada saat memetik apel langsung dari pohonnya. Di agrowisata ini juga ada kolam renang yang cukup bagus dan menarik. 



Selesai trip di Batu, tepat pukul 14.00 kami berangkat menuju Malang. Sebelumnya, jangan lupa membeli oleh-oleh Malang Strudel. Itu loch yang punya nya tengku wisnu. Oh yaa... katanya, sebagian keuntungan bisinis ini digunakan untuk mengelola ponpes juga loh. Membeli sekalian beramal kan kereennnn...

Untuk satu kotak kue Malang Strudel di bandrol harga 45rb. Ada banyak pilihan rasa diantaranya apel, coklat, mangga, dan keju-jagung. Di toko yang berada di Jl.. Diponegoro batu ini, kami memborong 6 pax malang strudel sebagai oleh-oleh.


Juusss..... menuju malang. Sebelum ke stasiun, kami mencoba toko ice cream yang fenomanal di malang yakni ”OEN”.

Dengan mempertahankan bangunan yang ada, toko ini sangat terkenal di malang, khususnya para ekspatriat dan suku tionghoa. Es krim disini cukup mahal juga, setara hegendeunch dengan harga termurah 20rb s.d. 75rb. Tapi rasanyaaaa..... fuunnnttastiiccc...

Perjalanan Pulang Yang Panjang!!!
Kereta Dhoho-Penataran pukul 17.05 telah menunggu. Kami bergegas menuju stasiun Malang Kota Baru yang berjarak hanya 500-an meter dari Toko OEN. Setelah menunggu sekitar 1 jam, kami menuju Stasiun Surabaya Gubeng.

Biaya ongkos sewa mobil hanya 210rb dari jam 08.00 pagi s.d. 16.00 WIB. Itu pun saya tambahkan dari kesepakatan awal yang hanya 175rb... heee... karena ini weekday, kita bisa ambil posisi tawar.

Namunnn eng...ing...eng...

Di stasiun porong kereta berhenti. Informasinya, banjir besar di stasiun tanggulangin sidoarjo dan kereta tidak bisa lewat. Setelah hampir 1,5 jam menunggu, sempat shalat jamak takhir maghrib-isya dikereta, akhirnya kereta diputuskan kembali ke Malang. Dan kami yang bingung mau kemana, akhirnya memutuskan kembali ke stasiun bangil setelah sebelumnya mencari informasi penginapan yang nihil di sekitar stasiun porong.

Dari stasiun bangil alhamdulillah ada travel ke surabaya yang sudang menunggu mangsa... heee... maklum, ini kesempatan supir mengambil keuntungan besar. Bangil-Surabaya dikenakan ongkos 40rb/org. Bahkan satu deret kursi yang harusnya untuk 3 org dipadatkan hingga 4 org. Terpaksa, karena posisi yang sangat butuh dan tidak ada pilihan lain....  Normal biaya Kereta Malang-Gubeng 12 rb/org pun tinggal kenangan.....

Sampai di staisun gubeng, kami lanjutkan naik taksi ke rumah kami (ngontrak) di daerah manukan tengah, tandes dengan argo sebesar 70rb....

Ahhhh leganyaaa....... ketemu kasurrrrrr........ Alhamdulillah... Jam 23.30 WIB....

Wisata bahagia dan edukatif. Yang tidak kalah pentingnya, jangan tinggalkan shalat. Sengaja saya pakai baju bertuliskan "Islam Is Peace dan I'm Muslim", untuk menjaga prilaku sendiri sekaligus mengingatkan orang lain....

Oh ya.... untuk tiket seluruh wahana, transportasi dan akomodasi keseluruhan Surabaya-Batu selama 2 hari 1 malam hanya 1.172 reebeetttt (exclude Kejadian Luar Biasa ongkos travel bangil-sby dan taksi ke rumah).......

Semoga Bermanfaat buat yang niat backpackeran keluarga murah dan bawa anak/bayi

NEXT TRIP....

Malang lagi, Jogja, Solo, Bali dll etc....





7 komentar:

  1. Nice info gan..
    Bulan agustus ini rencana mau trip bareng keluarga ke malang, start dr bandung,,,
    Klo ada info lg,, disharing y gan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. siap gan. semoga trip keluarganya berkesan dan membuat anak-anak kita menjadi cerdas

      Hapus
  2. Luar biasa Pak... sukses mg bisa.ikutan trip bersama.keluarga... Aamiin

    BalasHapus
  3. Luar biasa Pak... sukses mg bisa.ikutan trip bersama.keluarga... Aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin..... semangat ngel.... rehat sejenak agar ga jenuh

      Hapus
  4. wujudkan rencana awal ke jogja lanjut mampir solo Pak Sidik dan keluarga...kalo ada abi tiyo bisa jalan2 barengan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. masuk smt 2... heee.... mungkin ke depan lbh fokus ngejer thesis.... semoga ada waktu yg tepat agar bs duet travelling umi qonita dan keluarga

      Hapus

Recent Posts