Kamis, 24 November 2016

Unair dan Secangkir Kopi Pahit

Berpojok di galeri gedung
Bercerita ngalor-ngidul tanpa juntrung
Ditemani secangkir kopi hitam mendingin
Tanpa nikmat, tanpa rasa
Sekedar pembasah kerongkongan saja

Sementara ada juga yang asyik memainkan keyboard
Beberapa lainnya khusyu' ngompol*
Ada juga yang sekedar gaul dan membunuh gelap
Sambil sesekali ditemani asap sate yang mengepul
Yang cukup dengan aromanya, lambung mengenyang

Mungkin suasana itu hanya dapat ditemui di Unair. Kampus ternama di Surabaya yang sedang mengejar cita-cita menjadi World Class University. Memang fakultas sosial semakin malam akan semakin hingar bingar. Semakin hidup, dinamis dan lepas. Itulah suasana Gedung A FISIP Unair nyaris tiap malam.

Suasana yang demikian, memang kelasnya mahasiswa sederhana. Nongkrong gratis sambil menyeruput kopi plus kacang goreng yang sedikit gosong. Pergaulan mahasiswa memang murah meriah bermodal secangkir kopi pahit saja. Kopi yang biasanya ditenggak hingga ampas-ampasnya kering. Kopi yang kadang menjadi penambah nikmat sebatang sampoerna. Kopi yang lebih sering menjadi alat pergaulan dibandingkan pengusir kantuk

Seperti itulah kopi dimaknai secara berbeda. Para penjaja semakin rikuh dengan pesanan. Ya...
mereka yang menggantungkan hidup dari seteguk kopi hitam makin menjamur disekitar kampus B Unair. Buka selepas isya dan tutup menjelang shubuh. Balada secangkir kopi yang kadang kita remehkan keberadaannya. Padahal, mereka yang menghidupkan diskusi pemikiran, teman setia menuntaskan tugas, sahabat untuk pergaulan, hingga 'wasilah' mendapatkan rezeki

Kopi dan Unair telah menjadi dua sejoli. Bayangkan, jika kopi lenyap atau para penjaja kopi memboikot berjualan, maka matilah kampus itu. Tak ada lagi suara, bahkan desahan nafas dari tembakau yang terbakar akan lenyap.

Nampaknya, Kopi dan Unair dan kampus-kampus lain, akan tetap menjadi teman setia. Ingat terminologi 'teman setia' yang heboh jelang Pilkada DKI Jakarta :). Yaa.... seperti itulah teman setia. Tentu kita tidak perlu berdebat tentang arti kata yang dimaksud. Karena hal itu bukan substansi dan core mahasiswa ataupun penjaja kopi. Biarkan itu tetap ditangan mereka yang berkompeten. Yang penting.... Kopi dan Unair itu Teman Setia... Ingin menikmati suasana itu? Mari bergabung di Unair, Kampus Integrity With Morality. Salam Seruput!

*Ngompol = Ngomongin Politik
Lomba : www.unair.ac.id dan http://bpp.unair.ac.id/ketentuanlomba

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Recent Posts